logo irwantoshut.com  
 
 

 
BEST IMAGES
 
superman returns
 
James Bond 007
 
body building
 
michael jackson
 
batman
 
spiderman
 
secret of britney
 
HARRY POTTER
 
 
 

 

Search www.irwantoshut.com


Custom Search

Pemicu Kanker dari Makanan

Hidup kita dikelilingi oleh bahan pemicu kanker. Ada formalin, boraks, dan zat kimia lain, berbagai senyawa dalam makanan, aneka polutan dan banyak lagi. Kenali zat-zat itu dan hindari pemakaiannya, agar kita awet sehat.
Kecerobohan dan ketidaktahuan seringkali membahayakan kesehatan kita sendiri. Sudah tahu kalau formalin adalah bahan pengawet mayat, orang tetap nekat memakainya, mengawetkan susu kedelai, mempercepat pengeringan ikan asin dan sebagainya. Bahan pewarna pakaian juga dignakan untuk mempercerah penampilan kerang basah, terasi, serta berbagai macam jajanan. Sementara boraks digunakan untuk pengawet makanan seperti mi, bakso, dan kerupuk. "Biar kenyal, Mas," ujar penjual bakso di sebuah pasar di Jakarta Selatan kepada SENIOR.

food

Di dalam formalin terkandung formaldehid dalam air, yang menurut Agency for Toxic Substances and Disease Registry, Amerika Serikat, berfungsi sebagai disinfektan (penyuci atau pembasmi hama).

Bahan ini seharusnya digunakan untuk industri plastik, busa, resin untuk kertas, karpet, tekstil, cat dan furnitur. Zat ini sangat iritatif serta mampu menimbulkan luka bakar, bahkan bisa mematikan.

Boraks juga merupakan bahan antibakteri dan antijamur yang lazim digunakan untuk urusan di luar tubuh. Bahan ini biasanya dipakai untuk pengawet pada industri kayu dan produk antiseptik toilet.

Bisa kita bayangkan bila bahan-bahan itu masuk ke dalam tubuh, lalu menyebar lewat pembuluh darah. Organ-organ tubuh pun akan teracuni dan terutama ginjal serta hati harus bekerja ekstra keras. Akibatnya, organ ini bisa mengalami kerusakan. Repotnya lagi, sel-sel tubuh akan bermutasi akibat senyawa asing dan muncullah kanker.

Butuh waktu lama
Penelitian atas efek mutagen serta karsinogen (penyebab kanker) berbagai zat kimia tambahan pada makanan yang sudah berlangsung sejak tahun 1949 di AS membuktikan, sekitar 98 persen senyawa mutagen juga karsinogenik.

Sekarang memang berkeliaran senyawa pemicu mutasi sel atau senyawa mutagen yang bisa berubah menjadi sel kanker pada makanan yang kita konsumsi, tetapi terjadinya mutasi sel tidak secept yang dibayangkan. Karena itu, gejala kanker tidak terjad dalam sekejab. Prof Ali Khomsan guru besar Jurusan Gizi Keluarga IPB, menyebutkan bahwa kanker berkembang sangat lambat dalam tubuh manusia. Setidaknya dibutuhkan waktu 5-10 tahun setelah seseorang berkontak dengan bahan karsinogenik (pemicu kanker).

Berubahnya sifat genetik suatu sel yang disebabkan oleh perubahan, struktur molekul, atau urutan nukleotida yang menyusun gen atau mutasi ini tejradi sekali dari sejuta kejadian. Selain butuh waktu lama, menurut Dr. Asrul Harsal, Sp,PD-KHOM, dari RS Kanker Dharmais, penyebab kanker sebenarnya bersifat kompleks. Sebagian kanker muncul akibat kondisi lingkungan luar seperti asap rokok, polusi udara, sinar ultra violet, cemaran pestisida dan lainnya. Karena itu, tegas Prof, Ali, sebenarnya untuk menyebutkan apakah suatu zat menyebabkan kanker tidaklah mudah. Perlu percobaan pada binatang lebih dahulu, setidaknya sampai dua-tiga tahun. Baru setelah itu, kita bisa yakin bahwa zat tersebut menyebabkan kanker.

Namun, bisa jadi pada hewan tertentu zat tersebut menimbulkan kanker,, sementara pada hewan lain tidak. Demikian juga pada manusia. Belum tentu pada hewan percobaan suatu zat menyebabkan kanker, lalu pada manusia dengan sendirinya akan menimbulkan kondisi serupa.

Sebagai contoh senyawa akrilamid yang bisa ditemukan pada keripik kentang, sereal, roti kering (makanan yang diolah dengan suhu tinggi). Berdasar penelitian pada hewan, akrilamid dapat dikategorikan sebagai penyebab kanker. Namun hasil riset para peneliti dari Harvard School of public Health dan Karolinska Institute di Stokholm, Swedia, yang dimuat dalam British, Journak of Cancer edisi Selasa, 28 Januari 2003, belum ada fata sahih yang menunjukkan bahwa akrilamid dalam makanan berpotensi memicu kanker pada manusia, meski dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Bau Tengik
Meski beberapa senyawa tambahan itu belum tentu menyebabkan kanker bagi manusia, Prof Ali menyarakan agar kita tetap hati-hati dengan potensi karsinogennya. Kita juga perlu mengenalinya karena konsumsi dalam jangka panjang tetap saja membahayakan tubuh.

Beberapa senyawa pemicu kanker bisa muncul karena memang ditambahkan pada makanan, seperti kasus boraks dan formalin, sebaiknya, kita juga harus waspada karena senyawa pemicu kanker bisa terkandung secara alami dalam makanan. Berbagai senyawa pemicu kanker alami yang layak kita waspadai misalnya hydrazine pada jamur (jamur merang, jamur kuping, dan lain-lain). Juga pada jamur champignon (Agaricus bisporus) atau jamur kancung yang mengandung 300 mg agaritine atau 4-hydroxymethylphenylhydrazine per 100 gramnya.

Pada proses metabolsime, agaritine berubah menjadi turunan diazonium dan sifatnya sangat karsinogenik. Pada sebuah uji coba, agaritine sebanyak 400 nanogram per 100 gram bisa menimbulkan 30 persen tumor lambung pada tikus. Pada kentang berwarna hijau yang mengandung glikoalkaloid, terdapat dua senyawa yang bersifaat karsinogen, yakni solanin dan chaconine. Kedua senyawa ini menyebabkan kentang menjadi beracun. Yang tidak kita ketahui adalah munculnya hidrogen peroksida (H202), yang dihasilkan oleh Quinon dan beberapa prekursor fenol dari apel, pisang, roti panggang dan makanan lain yang telah berwarna cokelat karena terlalu lama disimpan. Hal ini mengakibatkan terjadinya oksida lemak dalam membran sel dan menyebabkan kerusakan DNA. Cemaran mutagen lain yang sering timbul bila bahan makanan lama tidak dimanfaatkan adalah senyawa aflatoksin. Senyawa ini muncul akibat makanan tercemar sejenis jamur Aspergillus flavus dan Aspergillus parasiticus, serta asam lemak bebas hasil oksidasi lemak (atau tercampur jamur tertentu). Tanda-tanda munculnya senyawa ini adalah abu tengik, misalnya pada jagung, kacang tanah, keju, bumbu pecel dan selai kacang. Kalau sudah begini, buang semua makanan itu, jangan sekali-kali mengonsumsinya. Beberapa jenis jamur yang menghasilkan racun karsiogenik biasanya berwarna mencolok, biru atau merah. Baunya pun menyengat.

Yang alami saja

Bisa jadi masih banyak bahan makanan lain yang mengandung senyawa bersifat karsinogen, Menurut Program Idrus Jus'at MSc, Ph,D, Ketua Program Studi Ilmu Gizi Universitas Indonesia Esa Unggul, menghindari makanan olahan (yang sudah dikemas) adalah langkah terbaik mengurangi risiko terpapar zat pemicu kanker tersebut. Anda bisa mengasup makanan yang diolah secara sederhana dan diolah sendiri bila ingin sehat. Konsumsi bahan alami seperti sayur dan buah perlu diperbanyak. Penglahan paling sederhana dan sangat baik, yakni merebus kurang darilima menit tanpa tambahan apa pun. "Itu langkah paling aman," kata Idrus. Meski kelihatannya tidak nikmat, sayuran memiliki rasa yang bisa membantu meningkatkan selera makan. Labu siam misalnya, bila hanya direbus tanpa tambahan apapun, rasanya manis.

Langkah lain yang bisa ditempuh adalah menghindari makanan berlemak tinggi seperti daging. Tubuh kita pada dasarnya didesain untuk menikmati sayur dan buah, bukang daging. Terbukti dari panjangnya usus kita. Hewan pemakan daging memiliki usus yang lebih pendek daripada manusia. Yang juga penting, sebaiknya hindari makanan berpengawet, berpewarna, dan perpenguat rasa. Semua itu mudah kita temui pada makanan instan dan makanan kemasan lain. "Konsumsi makanan alami saja, lebih menyehatkan," ujarnya.
Sumber : Senior

Download tgl 21/01/2009 dari www.bali-organic.com

www.irwantoshut.com
Tips Mengatasi Jerawat
Pemicu Kanker dari Makanan
Apakah anda mengalami Obesitas?
Apa Itu Kolesterol?
Penuaan Dini
Susu Kedelai Melawan Osteoporosis
Pewarna Buatan Sangat Berbahaya
Tips Langsing Sehat
Gaya Hidup Sehat
Minuman Isotonik Bukan Minuman Penambah Tenaga
Jenis-jenis Penyakit Jantung
Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Serangan Jantung
Apakah gejala-gejala dari serangan jantung?
Memahami Stroke
Sepuluh Anggapan Salah Tentang Penyakit Jantung
Vitamin C dan E Cegah Penyakit Jantung
Langkah Preventif Menghindari Penyakit Jantung Koroner
Tidak Mudah Menyembuhkan Maag
Obat Kolesterol Dapat Cegah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes
Kadar Makanan Pengaruhi Jenis Kelamin Bayi
Diet Rendah Lemak Turunkan Hormon Remaja Putri
Pria tua berpeluang menghasilkan anak cacat

 

RAHASIA WANITA
woman
Rahasia Wanita dan Kewanitaannya
Tips Mendapatkan Payudara Indah
Rahasia Kepuasan Seks Wanita
Lima Rahasia Seks Wanita
80 Persen Wanita Pakai
Bra yang Salah
Kanker Serviks Pembunuh Nomor 1
Wanita Indonesia
Bra Anti Keriput
Wanita Indonesia Rawan
Terserang Kanker Payudara
Inilah 7 Rahasia Memikat Hati Wanita
Saat Wanita Mencapai Klimaks
Fakta Tentang Sperma (menyehatkan bila tertelan) tuk wanita nieh khususnya
Gadis 15 Tahun Hamil Gara-gara Menelan Sperma
Rahasia Wanita Prancis 'Ganas' di Ranjang
Hamil Gara-gara Berenang?


eat smile drink

HOME
GLOBAL WARMING
INDONESIA FOREST
INDONESIA BIODIVERSITY
CDM IN INDONESIA
MANGROVE FOREST
FOREST AND ECOLOGY
KIND OF CONSERVATION
KIND OF BIODIVERSITY
HOW PLANTS GROW
HEALTHY BODY
INVEST IN SERAM
FOREX TRADING
MAKING LOANS
MORTGAGE
PENELITIAN
PAPER / ARTIKEL
KULIAH KEHUTANAN
PERJALANAN
DIARY
GAMBAR / LOGO
POTRET SUKU ASLI
BERITA KEHUTANAN
PROSIDING NFP
KESEHATAN TUBUH
KOTA AMBON
TIPS MAHASISWA
BIODATA IRWANTO
PHOTO PRIBADI
FACEBOOK IRWANTO
 

Hasilkan Uang
dari Blog atau
Website Anda

money

 
DOWNLOAD FREE SOFTWARE
FREE SOFTWARE
DOWNLOAD FREE
GAMES

FREE GAME
 

PICT & BOOKS

BEST PICTURE

 
BOOKS DEGRADATION
 
 TREE SEED
 
 
Related Links
MANGROVE WEBS COM
BACK TO
NATURE
NATURE
HEALTHY
SAVE FOREST
WEBS
FORESTER'S BLOG
WORDPRESS
ENVIRONMENTAL MANAGEMENT COMPANY
PROJECT CDM IN INDONESIA

Privacy Policy
Google Adsense

Google Mail

Yahoo Mail

Adwords

Adbrite

email:
irwantoshut@yahoo.com. irwantoshut@gmail.com.
sms: 081343007763

Subscribe to updates

TIP : Hematkan waktu anda saat mencari informasi dengan Search Engine : Ketik kata yang ingin dicari, jika merupakan 2 atau 3 kata, "harus" memakai tanda petik pada awal dan akhir, agar search engine tidak mencari secara terpisah. Contoh: "Kesehatan Tubuh" Jika tipe file PDF yang ingin dicari ketik: filetype:pdf - Contoh: "Kesehatan Tubuh" filetype:pdf

Custom Search