Para peneliti di Amerika Serikat melakukan penelitian tentang diet rendah lemak. Diet ini sangat berpotensi menurunkan tingkat hormon remaja putri dalam masa pubertas dan kemungkinan dapat memperkecil risiko kanker payudara.
Hasil penelitian ini, menurut para peneliti, menunjukkan bahwa konsumsi lemak yang tinggi, seperti cara makan Amerika, bukan saja mempengaruhi berat badan, tetapi juga mempengaruhi masa pubertas para remaja putri dan akhirnya berisiko menimbulkan kanker payudara. Akan tetapi, terlalu dini untuk mengatakan jika para remaja putri mengikuti program diet rendah lemak ini dapat mengurangi risiko terkena kanker payudara.